Pengertian Cinematic

pengertian cinematic

Di dunia sinematografi yang penuh warna dan kreativitas, istilah “cinematic” sering kali menjadi fokus perbincangan menarik. 

Bukan hanya sekedar menghasilkan rekaman video biasa, tapi ada beberapa aspek juga yang perlu diperhatikan misal komposisi, pencahayaan, gerakan kamera, musik, warna, serta pengeditan.

Ini merupakan salah satu jenis karya visual yang cukup banyak peminatnya  seperti pembuat konten hiburan, informasi, hingga promosi.

Video sinematik merupakan karya yang mempunyai kualitas, keindahan, alur cerita, hingga makna sama seperti film layar lebar.

Biasanya juga dibuat dengan tampilan menarik serta mengesankan untuk penikmat, contohnya video pernikahan, travel, dokumenter, hingga video iklan.

Dalam artikel ini, kami akan membahas pengertian “cinematic” secara komprehensif, mengungkap sisi tersembunyi dari seni sinematik yang menggoda imajinasi kita.

Baca juga : Perbedaan Sinematografi dan Videografi

Apa Itu Video Cinematic ?

Kata cinematic atau sinematik diambil dari kata cinema berarti film. Arti lain cinema merupakan bioskop dan sebuah perusahaan bergerak pada produksi film.

Jadi makna sinematik adalah video dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan pesan melalui alur yang sudah dikonsepkan sebelumnya.

Sebelum adanya istilah kamera DSLR, Redcam, ataupun mirrorless, istilah cinematic look sudah ada sejak lama.

Namun karena alat terbatas, dynamic rendah, DOP tidak bisa tipis, serta jumlah warna minim, pada waktu itu hanya bisa membuat framing yang belum bisa fokus ke objek.

Dan proses yang dilakukan untuk menghasilkan video sinematik yang tampak cantik pun dibuat secara manual.

Baca juga : Rekomendasi Aplikasi Edit Video

Cara Edit Video Cinematic

Untuk menghasilkan video sinematik aesthetic, proses editing cukup berpengaruh untuk hasil akhir sebuah karya visual.

Berikut cara edit video cinematic, coba kalian lakukan jika kalian seorang editor agar hasil bisa diterima secara sempurna oleh penonton.

Aspek Ratio

Untuk hasil aspek ratio pada kamera digital berbeda dengan kamera pada smartphone, bahkan perbedaannya cukup jauh.

Untuk kamera digital aspek rationya 2,35:1 dan 1,85:1, dimana hasilnya menjadi memanjang.

Sedangkan aspek rasio pada smartphone adalah 4:3 dan 16:9, hasilnya hanya menetap pada pemutaran video perangkat itu sendiri.

Agar hasil video sinematik menarik, jika kalian merekam menggunakan kamera smartphone, maka pada saat mengedit perlu dilakukan pemotongan agar hasilnya seperti kamera digital.

Biasanya di edit dengan tambahan overlay hitam dengan diletakkan pada sisi atas dan sisi bawah video dengan ukuran sama, sehingga tampak lebih aesthetic.

Baca juga : Kamera yang Bagus untuk Videografi

Pencahayaan Maksimal

Agar mendapatkan hasil video sinematik yang jelas maka pencahayaan cukup penting, dimana saat pemutaran tidak perlu menyetel lagi brightness dan contrast.

Maka dari itu lampu cukup penting dalam pengambilan footage pada film. Pada settingan kamera sebaiknya gunakan bukaan lebar seperti f3.5, atau f2.8 .

Jika angka F semakin kecil maka efek blur semakin terasa pada background video, sama halnya seperti pada konsep fotografi pada umumnya.

Komposisi Warna dan Filter

Untuk hal ini Feeling cukup diperlukan sebagai gambaran estetika yang menurut kalian indah dan nyaman dipandang.

Hasilnya harus sama dengan konsep video, jadi sebelum memainkan komposisi warna, filter, transisi, effect, audio serta lainnya, kalian amati dulu pesan yang ingin disampaikan di dalamnya.

Jadi tidak hanya tampak indah dimata, namun juga pesan tersampaikan kepada si penonton, dan video sinematik terlihat lebih profesional.

Baca juga : Pengertian Videografi

Sound Design yang Hebat

Suara adalah separuh dari pengalaman menonton video cinematic luar biasa. Pastikan Anda memberikan perhatian khusus pada:

Mixing Audio : Pastikan bahwa semua elemen suara, termasuk musik latar, dialog, dan efek suara, seimbang dan jernih.

Efek Suara : Tambahkan efek suara jika diperlukan untuk meningkatkan pengalaman 

pemirsa.

Itulah pengertian dari sinematik yang sudah kami jabarkan diatas, pahami lalu coba buat video sinematik ala kalian sendiri.

Dan dengan mengikuti langkah-langkah di atas, Anda dapat mengedit video cinematic yang akan memukau pemirsa Anda. 

Ingatlah bahwa latihan dan kreativitas juga sangat penting dalam pengeditan video. Jangan takut untuk bereksperimen dan ciptakan gaya menurut kalian bagus. 

Baca juga : Teknik Pengambilan Videografi

Semoga artikel ini membantu kalian dalam memahami arti sinematik dan bisa segera mengambil langkah pertama untuk mengedit video cinematic yang luar biasa.

Sekian, Wassalamualaikum.

4 Replies to “Pengertian Cinematic”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *